Lagu Tulus yang berjudul Sepatu menemani saya malam ini yang sedang menatap jalanan yang tidak ada matinya bahkan sampai saat angin malam membuat saya harus memeluk lutut untuk menghangatkan badan. Pukul 11 malam, saya memilih duduk melantai di balkon rumah ditemani blackberry yang memecah kesunyian malam ini dengan lagu-lagu lembut dari penyanyi-penyanyi yang saya suka.
Entah kenapa suasana yang sebenarnya sunyi seperti ini membuat saya sulit untuk tertidur, saya masih senang duduk di sini meskipun nyamuk-nyamuk sudah mulai menggingit menyuruh saya segera masuk ke kamar dan mulai tidur sekarang. Hingga akhirnya telepon genggam yang saya biarkan melantunkan lagu-lagu klasik tadi berhenti sejenak, suara notifikasi sms terdengar, dan layar benda berwarna hitam itu menunjukkan sebuah pesan singkat baru saja masuk.
Saya menggapainya dan membaca sms itu,
'Hai. Besok aku balik ke Bandung, ketemuan ya'
Saya sedikit kaget ketika pesan itu ternyata dikirim oleh Dwian, laki-laki yang satu bulan terakhir ini membuat saya cemas memikirkan dia. Entah mimpi apa saya semalam sehingga orang yang saya pikir tidak akan mencari kehadiran saya lagi, kini datang. Kini ia kembali membuat saya tersenyum.

