Sabtu, 31 Agustus 2013

Good Teacher Good Teaching

0 komentar
Sekarang gue lagi menatap buku matematika yang sejak keluar dari tas gue jumat kemarin dan sampai hari ini masih stay di meja samping tempat tidur saking nggak terurusnya. Entah apa yang harus gue lakukan supaya sin, cos, tan, cot, cosec, alfa, beta, trigonometri, sinus, cosinus, and the gank ini bisa ngerti perasaan gue yang sampai sekarang masih agak lingu sama pelajaran ini. 

Udah 12 tahun gue sekolah terhitung sejak TK sampai kelas 2 SMK sekarang. Dan bermacam-macam guru gue udah hadapi. Mungkin beberapa orang guru selalu ngeluh terhadap perilaku muridnya, tapi murid juga kadang ada keluhan loh tentang gurunya. Gue itu paling suka sama guru yang suaranya lantang dan gak bikin ngantuk, minimal punya semangat untuk ngajar yang bisa ditularkan ke muridnya untuk semangat belajar. Gue juga suka sama guru yang punya wawasan luas, dimana dalam kelas kita bukan cuma bahas materi yang ada di buku, tapi semua ilmu pengetahuan umum yang berkaitan dengan materinya. Guru yang bisa memposisikan dirinya sebagai murid, gue gak suka kalau ada guru yang selalu menyalahkan muridnya bahkan karena kesalahan guru itu sendiri, dan guru favorit adalah guru yang suka minta kritik dan saran dari murid. Tapi yang paling penting dan utama itu, metode mengajar guru, dimana guru yang baik pasti cara mengajarnya juga baik dan menghasilkan pemahaman yang baik bagi muridnya.

Mungkin guru TK adalah guru ter-the best-lah. Gue cuma disuruh menghitung 1-100, disuruh membaca, menulis kata-kata sederhana, mewarnai, menggambar, makan bekal bareng, main ayunan, main boneka-boneka unyil, dan berbagai hal-hal indah lainnya. Beda sama sekarang, gue dituntunt untuk ahli dalam semua mata pelajaran, ulangan 3 kali seminggu, pr bernomor-nomor, menulis berlembar-lembar, dan hal-hal yang menyenangkan tapi memelalahkan lainnya.

Minggu, 18 Agustus 2013

Cinta Dalam Diam

0 komentar
Aku menghampirimu dengan beberapa lembar kertas yang kupegang di tangan kananku. Lembaran-lemaran berisi rangkaian kalimat yang sengaja kubuat semalaman, lembaran-lembaran tentang keajaiban cinta yang kutulis dalam beberapa bait. Kau tersenyum ketika aku sengaja melambaikan kertas-kertas itu ke arahmu yang duduk di bawah pohon besar. Belum sempat duduk, kau langsung meminta kertas yang kupegang. Karena ini sengaja kubawakan untukmu, aku langsung menyodorkannya sambil melihat mata cokelatmu yang berbinar-binar tampak senang bisa membaca karya sastraku lagi.

"Wah, Bel udah lama lo gak nulis kayak gini lagi" katamu sesaat sebelum kau terfokus membaca puisi yang kubuat tentang perjalanan perempuan yang memendam perasaannya, mencintai dalam keheningan, dan merasakan sakit sendirian, itu semua dia lakukan karena ia rasa tak pantas jika ia mencintai sahabatnya sendiri.

Aku tersenyum tanpa melepas pandanganku darimu. Sampai akhirnya beberapa lembar karyaku siang itu selesai kau baca. Lalu dengan tanganmu yang kokoh kau mengeluarkan kamera hitam yang selalu kau bawa kemana-kemana. Benda itu kau arahkan ke wajahku, aku yang tidak suka dengan kamera langsung memalingkan wajah. Kau tertawa kecil melihat hasil bidikanmu, sedangkan aku diam sambil mengerutkan dahi. "Yaelah Abel, gue cuma ngetes aja kali" katamu sambil sibuk dengan single-lens reflex cameramu itu.

Aku sedikit marah, sempat tidak ada hal yang kita bicarakan, dan kau tersenyum sambil memegang tanganku. "yaudah, maafin gue deh. Besok gue pengen hunting, lo ikut ya." Aku masih belum menangkap tawaranmu, fikiranku masih melayang dan jantungku masih berdebar sangat kencang keika kau memberikan kenyamanan dan mengutarakan rasa maafmu dengan suara yang khas. "Gimana? Mau nggak?" kau mengulangi pertanyaanmu. Dan aku baru merasa benar-benar fokus saat kau melepas genggaman tanganmu di sela-sela jariku.

Aku mengangguk setuju. Hal yang paling kusukai dari hobi fotografimu adalah ketika kau mengajakku ke tempat-tempat baru, tempat yang indah, dimana aku bisa duduk santai di sana sambil menuliskan kata-kata yang kurangkai kembali menjadi karya sastra yang baru, aku senang mengunjungi tempat yang memberikan banyak inspirasi . Aku senang hunting, aku senang bersamamu, sahabat.
 

Cerita Gado-Gado Copyright © 2012 Design by Ipietoon Blogger Template