Udah lama nggak posting. Soalnya 2 bulan kemarin emang lagi sibuk
daftar kuliah. Alhamdulillah sekarang udah jadi mahasiswi yeay! Walaupun
awalnya minat gue sama sekali bukan di universitas yang ini, tapi sekarang udah
klepek-klepek guweh.
Sebenarnya udah dari bulan November gue daftar di salah satu
universitas swasta di Bandung, dan Alhamdulillah lulus. Gue lulus dengan prodi
yang emang udah jadi passion gue, gue lulus bareng sahabat gue, gue udah
bermimpi untuk masa depan. Tapi emak gue nggak merestui di sana, soalnya
katanya jauh dari orang tua, dan swasta. Emak gue emang tipe orang yang “kalau
bisa PTN kenapa harus PTS?” dan tersugesti mahasiswa-mahasiswa PTN jauh lebih
berpotensi daripada mahasiswa swasta. Tapi bagi gue sugesti itu nggak berlaku
sama sekali. Menurut gue, mau negeri atau swasta itu tergantung dari mutu
pendidikan dan kualitas belajar. Kalau PTN tapi sering demo anarkis ya jadinya
ecek-ecek juga, jadinya nggak hebat-hebat juga. Dan meskipun PTS tapi akreditasinya
bagus, tenaga pengajarnya bagus, lulusannya terbukti berpotensi di dunia kerja,
ya apa salahnya. Begitupun sebaliknya. Jadi saran gue buat dedek-dedek yang
sedang berjuang menuju masa depan lebih cerah (duh kayak caleg gue), jangan
sampai tersugesti seperti itu, jangan membedakan PTN dan PTS karena semuanya
balik lagi ke mutu pendidikannya.
