Jumat, 29 Agustus 2014

Tipe-Tipe Polisi Lalu Lintas

[sedang membersihkan blog dari debu-debu]

Long time tidak menginjakkan kaki ke blog gue, maklum sedang sibuk belajar dan mengerjakan tugas (padahal tugas nggak ada yang beres) *peluk blog* *cium readers*. Hari ini mari kita ngobrol tentang tipe-tipe om-om polisi, lo pernah dapat om polisi yang betipe apa?

1. Polisi tebar pesona

Tipe pertama diduki oleh polisi-polisi muda yang cakep nan ramah (tetep ya). Mereka sering ada di pinggir jalan sambil benerin lalu lintas tanpa sedetik pun lepas dari senyuman manisnya. Gimana cewek-cewek nggak terpesona? Udah tinggi, cakep, perut belum buncit, sering senyum pula. Kayak polisi yang beberapa tahun (tahun apa bulan ya?) yang lalu sempat jadi artis. Bukan Briptu Norman ya, bukan, tapi polisi yang dari Bandung itu. Ah gue lupa namanya.

Gue sempat tuh kejang-kejang di atas motor karena di senyumi sama kakak-kakak polisi itu (percayalah, gue juga jijik pas nulis ini). Ceritanya gini, gue itu paling nggak suka sama pengguna jalan yang sukanya nonton tragedi-tragedi di jalanan; misalnya pas lagi ada kecelakaan, demo, atau bahkan sepasang kekasih yang lagi berantem karena cowoknya ketahuan 'like' foto cewek di instagram. Karena mereka yang suka nonton begituan cuma bikin jalanan macet.

Ternyata ada pejabat atau orang penting atau apalah gue nggak tau yang berkunjung ke taman makam pahlawan (makanya banyak polisi yang berjaga di depan taman makam itu). Nah mungkin orang-orang pikir ada kecelakaan atau apa gitu sampai banyak polisi nangkring di pinggir jalan, mereka jalannya pelan banget sambil melihat ke arah taman makan, gue yakin mereka bertanya dalam hati "ada apa sih sebenarnya..", ada juga yang nekat berhenti parkir di bahu jalan cuma buat nanya ke polisi sebenarnya ada apa.

Gue yang udah kepanasan ditambah lagi harus kejebak macet, langsung klakson ke arah orang-orang kepo tadi. Ya gue juga kepo sih, cuma nggak jalan selambat itu juga kali. Mungkin karena kakak polisi itu lihat muka gue yang lagi gondok, dia senyum ke arah gue, dan pas! gue juga lagi melihat ke arah dia. Ah langsung nggak jadi gondok gue, langsung pengen turun terus parkir di bahu jalan dan pdkt sama kakak-kakak polisi tadi.

2. Tukang tilang
Ada yang pernah ketilang? HAHA KASIAN, sama, gue juga. Polisi tukang tilang nggak sepenuhnya gue salahkan, ada gunanya juga sih mereka. Biar pengendara yang melanggar punya efek jera. Kecuali lo udah punya duit banyak sampai nggak jera kalau harus bayar sampai 250.000 setiap kali tilang.

TAPI TETEP YA, gue ngga suka sama polisi yang emang sengaja cari kesalahan pengendara. Misalnya sengaja mengadakan sweeping (gimana sih tulisnnya). Mereka sengaja cari pengendara yang berwajah muda terus nanya SIM dan STNK, buat cari duit 250ribuan doang. Soalnya gitu, gue juga sempat dapat tilang karena kena sweeping itu. Apa dengan punya kartu sim polisi bisa menjamin tidak terjadi ugal-ugalan di jalan raya? Think again om..

3. Nggak bisa lepas dari smartphone

Beberapa kali gue dapati polisi kayak gini, pas lagi lampu merah, dia keluarin smartphonenya. Entah apa yang dia lakukan, mungkin saja dia lagi update di path, atau bahkan dia lagi buka camera buat selfie di tengah jalan. no body knows. Pas lampunya udah mulai hijau, pak polisi langsung buru-buru masukin hpnya ke kantong terus ngatur jalanan lagi.

Kalau mama yang lihat, dia pasti bilang gini ke pak polisinya, "kamu tuh ya main hp terus. Kapan belajarnya? Nanti mama sita tuh hp kamu".

4. Music lovers

Posisi keempat diduduki oleh pak polisi-polisi gaul yang motto hidupnya "no music, no live". Headset selalu terpasang di telinga, entah headset itu kecolok di hp atau ipodnya gue nggak tau.

Polisi tipe ini lumayan bahaya. Coba lo bayangin kalau ada ibu-ibu rapuh kecopet, terus dia teriak "pak polisi tolong..tolong..saya kecopet" tapi pak polisinya nggak denger dan tetap fokus benerin jalanan sambil ngangguk-nganggukin kepala dan goyang-goyangin kaki, joget-joget gak jelas.

5. Personel radja

Suka lihat polisi pakai kacamata hitam nggak? Gue sering menyebut mereka sebagai polisi radja. Wajar sih kalau pakai kacamata hitam pas siang, kan silau. Tapi kalau pagi? Gimana tuh? Gue tetep positive thinking, mungkin matanya masih bengkak soalnya baru bangun, atau matanya sembab habis nangis. Puk-puk pak polisi, aku ngerti perasaan kamu kok..

6. Emosional

And the last, polisi emosional. Emosional yang gue maksud di sini, adalah polisi yang suka marah-marah. Ban nyentuh zebra cross dikit aja, langsung di gampar. Agak balap dikit, langsung diteriakin kayak maling. Gue sering dapat polisi sensi kayak gini, dan alhamdulillah gue belum pernah merasakan gamparan atau teriakan mereka.

Banyak banget sebenarnya tipe-tipe polisi yang ada di jalanan, tapi itu dulu deh yang mau gue bagi. Tetap patuhi peraturan lalu lintas ya, biar semuanya enak (emang makanan?). Bagaimana pun juga polisi pelindung masyarakat, ya mereka harus kita hormati. Tapi kalau yang suka nilang nggak jelas, udah nggak usah dihormatin #tetepdendamkesumat. Bye.

0 komentar:

Posting Komentar

 

Cerita Gado-Gado Copyright © 2012 Design by Ipietoon Blogger Template