Minggu, 13 Juli 2014

TV Dulu vs Sekarang

Mau curhat dulu, postingan ini sebenarnya udah lama mau gue post, cuma gue tunda karena belum ada judul yang cocok. Nggak tau judul apa yang bagus. Yaudah daripada membusuk di draft, mending gue posting hari ini juga. Pas baca judulnya gue jadi ingat lagunya Tegar. Oke langsung aja cus.

Gue sukanya nonton tv, dan karena di rumah nggak ada tv kabel, makanya gue cuma bisa nonton acara tv lokal. Ya artisnya juga artis lokal. Jadi gue mau bahas tv lokal aja.

Acara tv sekarang sama jaman dulu emang beda (duh berasa banget tuanya). Dulu, walaupun gue nggak punya tv kabel, gue tetep bisa tuh nonton film-film luar kayak amigos, carita de angel, marimar (HAHA), teletubies, blues clues, elmo, dan banyak banget deh pokoknya. Nggak kayak sekarang yang cerita sinetronnya tentang cinta-cintaan semua, apalah ganteng-ganteng serigala, diam-diam suka, kau yang berasal dari bintang (loh kok gue tau semua sih?) kayaknya nggak layak untuk ditonton sama anak-anak, secara langsung mereka diajarkan untuk melakukan hal yang bukan umurnya. Gila Afika si iklan oreo aja bilang "Aku suka Morgan, tapi aku lebih suka Aliando" (gue baca di ask.fm juga sih) ebuset gue seumuran gitu taunya cuma ngupil pakai jari telunjuk doang, nggak tau suka-sukaan. #AkuPernahPolos

How about acara-acara musik yang dulunya emang full menyiarkan tentang musik. Bintang tamunya banyak, lagu-lagu yang ditampilkan juga banyak, lah sekarang? Banyakan hostnya sih daripada penyanyi yang diundang, kebanyakan segmen buat ngelawak atau bagi-bagi hadiah ke penonton dibandingkan segmen untuk nyanyi. Itu acara musik atau acara lawak? Atau acara peduli kasih? Atau gimana nih?

Acara lawak yang sebenarnya lucu sih, tapi banyakan unsur membullynya. "Makin tersakiti, makin lucu", gue setuju sih, jujur gue lebih sering ketawa kalau ngelihat orang-orang di tv itu saling menjatuhkan (setan emang) tapi kalau over gue juga ilfil kali.

Atau sinteron deh. Dulu, sinetron itu tayangnya cuma seminggu sekali, gue dulu sukanya nonton Jin dan Jun, Jinny oh Jinny, Tuyul dan Mbak Yul, banyak lah. Sekarang gimana? Tayang setiap hari, sehari tayang 2 jam, tiap sinetron artisnya itu-itu mulu, ceritanya itu lagi itu lagi.

Gue sih berharap acara-acara TV itu ditempatkan pada tempatnya (ngomong apa sih). Maksud gue gini, kalau acara lawak, ya harusnya isinya lawakan, bukan pukul-pukulan, ini bukan acara smackdown loh. Kalau acara musik, ya isinya penyanyi-penyanyi, bukan pelawak. Kalau sinteron jangan isinya Nikita Willy terus, bosan gue, eh maksudnya jangan cerita cinta-cinta terus, kasihan anak-anak jaman sekarang hidupnya nggak sebahagia gue dulu.

Apalagi sekarang stasiun tv seakan-seakan ikut perang politik. R*TI, SCT*, TR*NS TV, (sensor niye) yang quick count pilpres hasilnya beda-beda, terkhusus TV*ne yang hobinya typo mulu, gue jadi kepikiran kalau hasil quick countnya itu typo juga.

Kalau menurut gue, sekarang tv itu udah mulai garing. Gue butuh something new, acara yang sesuai dengan apa jenisnya (mulai mabok, ngomong ngasal). Gitu deh, cuma mau menyampaikan pendapat sih, siapa tau ada yang merasakan hal yang sama wakakak.

0 komentar:

Posting Komentar

 

Cerita Gado-Gado Copyright © 2012 Design by Ipietoon Blogger Template