Hari itu gue sama temen-temen yang lain asik makan di salah satu tempat makan pas pulang sekolah, ceritanya pengen ngegaul gitu. Sebagai teman yang baik, gue mau nganterin teman gue pulang, dengan berbagai rintangan kemacetan akhirnya gue harus berhenti di pinggir jalan. Lo tau kenapa?
Dari arah 5 meter jauhnya gue lihat tangan melambai-lambai ke arah gue, oh bukan. bukan ke arah gue, tapi ke arah jalan raya yang emang udah mulai macet kalau jam-jam pulang kantor. kayaknya dia lagi ngatur jalanan yang udah ramai karena suara klakson sana-sini, termasuk gue (tapi sayang, klakson motor gue lagi ngambek, jadi agak susah ikut meramaikan jalan raya).
Tapi lama kelamaan ternyata orang itu melambai ke arah gue yang masih asik ketawa-ketawa di atas motor. dan gue di suruh berhenti. lo tau dia siapa? iya, dia pak polisi.
Iya, pertanyaannya sama. Mau kemana dik? SIM? STNK?
Oh wait, kenapa gue bisa disuruh berhenti sama polisi? karena gue bonceng temen gue yang gak pake helm. Iya, gue yang bego.
Belum sempat bernafas, bu polwan datang. sudah tertebak, gue malah diomel-omelin. tapi begonya adalah, gue malah lebih milih merhatiin make upnya bu polwan yang ternyata gue baru tau kalau polisi juga bisa make up dalam keadaan gerah kayak gini. Iya iya, bukan cuma syahrini yang harus oke depan umum, tapi polwan juga harus ok kalau lagi atur lalu lintas.
Nah, makanya gue kasih sedikit tips kalau lagi ditilang polisi :
1. Sediakan STNK
Ini paling wajib ada. Gue juga nggak tau alasan jelas kenapa semua pengendara harus punya STNK. Mungkin biar nggak dikata motor curian kali ya.
2. Sediakan SIM
Ini juga wajib. Banyak polisi mata duitan yang sengaja tilang anak-anak sekolahan yang belum punya SIM biar dibayar 250.000 (apa gaji nggak cukup?)
3. Pasang muka memelas
Sebagai anak sekolahan yang berbakti. harusnya kita punya lebih dari 1 bakat (kata guru PKn di sekolah) misalnya lo bisa nyanyi, harusnya lo bisa jahit, masak, atau keahlian lainnya. kayak gue gini, selain bisa ngibulin orang lain, gue juga bisa akting kayak Asmiranda atau Naysila Mirdad. Pas lagi ketilang polisi muka gue jadi muka pengemis yang gak makan 3 hari dan gue berhasil membuat pak polisi dan bu polisi merasa iba dan nyuruh gue pulang
4. Jangan sediakan uang banyak-banyak
Uangnya cukup 50.000 aja, anak sekolah uang dompetnya gak boleh terlalu banyak, nanti yang ditagih banyak juga, tekornya banyak juga. contoh gue, dompet gue cuma ada duit 25.000 jadi pas ketilang gue cuma rugi 25.000
Yang paling penting sih kita semua menaati peraturan lalu lintas, biar semua pengendara selamat.
Nah, makanya gue kasih sedikit tips kalau lagi ditilang polisi :
1. Sediakan STNK
Ini paling wajib ada. Gue juga nggak tau alasan jelas kenapa semua pengendara harus punya STNK. Mungkin biar nggak dikata motor curian kali ya.
2. Sediakan SIM
Ini juga wajib. Banyak polisi mata duitan yang sengaja tilang anak-anak sekolahan yang belum punya SIM biar dibayar 250.000 (apa gaji nggak cukup?)
3. Pasang muka memelas
Sebagai anak sekolahan yang berbakti. harusnya kita punya lebih dari 1 bakat (kata guru PKn di sekolah) misalnya lo bisa nyanyi, harusnya lo bisa jahit, masak, atau keahlian lainnya. kayak gue gini, selain bisa ngibulin orang lain, gue juga bisa akting kayak Asmiranda atau Naysila Mirdad. Pas lagi ketilang polisi muka gue jadi muka pengemis yang gak makan 3 hari dan gue berhasil membuat pak polisi dan bu polisi merasa iba dan nyuruh gue pulang
4. Jangan sediakan uang banyak-banyak
Uangnya cukup 50.000 aja, anak sekolah uang dompetnya gak boleh terlalu banyak, nanti yang ditagih banyak juga, tekornya banyak juga. contoh gue, dompet gue cuma ada duit 25.000 jadi pas ketilang gue cuma rugi 25.000
Yang paling penting sih kita semua menaati peraturan lalu lintas, biar semua pengendara selamat.

0 komentar:
Posting Komentar